โ† Back to all articles

SSR vs CSR vs SSG

Disini saya akan menjelaskan perbedaan antara SSR, CSR, dan SSG. dengan secara Analogi agar mudah dipahami.

Bayangin kamu lagi lapar dan mau pesan pizza ๐Ÿ•

SSR (Server-Side Rendering)

๐Ÿ‘‰ Seperti pesan pizza ke koki setiap kali kamu lapar.

  • Kamu bilang: โ€œAku mau pizza!โ€
  • Koki langsung bikin pizza baru khusus buat kamu.
  • Setelah selesai, baru dikirim.

๐ŸŸข Enaknya:

  • Pizza masih fresh ๐Ÿ•
  • Cocok kalau isi pesanannya beda-beda tiap orang.

๐Ÿ”ด Kekurangannya:

  • Harus nunggu kokinya masak dulu.

๐Ÿ“Œ Contoh website:

  • Dashboard
  • Website yang datanya sering berubah
  • Halaman yang perlu SEO bagus

CSR (Client-Side Rendering)

๐Ÿ‘‰ Seperti dikasih bahan pizza mentah.

  • Toko cuma kasih adonan, saus, dan topping.
  • Kamu sendiri yang masak di rumah.

Di website:

  • Browser kamu yang โ€œmasakโ€ pakai JavaScript.

๐ŸŸข Enaknya:

  • Setelah jadi, website terasa cepat dan interaktif.
  • Cocok buat aplikasi seperti chat atau admin panel.

๐Ÿ”ด Kekurangannya:

  • Awal buka kadang putih/loading dulu โณ

๐Ÿ“Œ Contoh:

  • Gmail
  • Discord
  • Aplikasi admin

SSG (Static Site Generation)

๐Ÿ‘‰ Seperti pizza sudah dibuat dari pagi dan tinggal ambil.

  • Kamu datang.
  • Pizza sudah siap di rak.
  • Tinggal kasih ke kamu langsung.

๐ŸŸข Enaknya:

  • Sangat cepat โšก
  • Tidak perlu masak lagi.

๐Ÿ”ด Kekurangannya:

  • Kalau topping berubah, harus bikin ulang.

๐Ÿ“Œ Contoh:

  • Blog
  • Landing page
  • Website company profile

Ringkasan gampangnya ๐Ÿ•

  • SSR = Koki bikin pizza baru setiap ada pesanan
  • CSR = Kamu masak sendiri pizzanya
  • SSG = Pizza sudah siap dari tadi

Kalau di dunia website:

  • SSR โ†’ cepat untuk SEO & data fresh
  • CSR โ†’ cocok aplikasi interaktif
  • SSG โ†’ paling cepat untuk halaman statis